SDGs sebagai Kerangka Kerja dalam Membanguan Masyarakat Global yang Lebih Baik
Pembangunan yang berkelanjutan merupakan
salah satu tujuan dasar dalam menyokong kesejahteraan setiap negara. Dalam hal
ini, kemiskinan, ketimpangan, ketahanan pangan dan faktor sosial ekonomi lainnya
menjadi masalah dan perhatian secara global. Seiring berjalannya waktu, hampir setiap
negara paham dan percaya bahwa dunia mulai bekerja dengan saling melengkapi dan
kooperatif. Sistem kooperatif skala internasional ini, membentuk masyarakat
global yang dinamis. Pembangunan masyarakat global inilah menjadi fokus
bersama. Dalam mewujudkannya, perlu adanya komitmen global yang kuat. Komitmen serta menjadi panduan, kerangka, serta agenda bersama yang inklusif. Menjawab dari
hal tersebut, Sustainable Development Goals atau yang dikenal dengan SDGs hadir
menjadi framework pembangunan yang berkelanjutan. SDGs hadir menjadi komitmen dan
indikator membangun masyarakat global menjadi lebih baik. Secara umumnya, pembangunan
yang berkelanjutan diharapkan dapat menyelamatkan generasi selanjutnya dari era
disrupsi ekonomi dan sosial.
Dalam sejarahnya, SDGs dibangun melanjutkan
dari agenda pembangunan global sebelumnya yang direncanankan dari tahun 2000
hingga 2015. Agenda ini dikenal dengan istilah Millennium Developments Goals (MDgs).
Setelah rencana MDGs berjalan selama 15 tahun lamanya, wacana selanjutnya
dicetuskan kembali guna membangun cita cita 15 tahun kedepan. Pembangunan yang berkelanjutan
menjadi tema utamanya. Negara – negara yang terhimpun dalam organisasi Persatuan
Bangsa – Bangsa (PBB) akhirnya sepakat serta melakukan pencetusan indikator
pembangunan bersama. Agenda ini diharapakan dapat menjadi agenda global yang
mengutamakan pembangunan perkelanjutan, peningkatakan taraf ekonomi, kualitas
hidup internasional serta tata Kelola masyarakat sosial yang lebih baik. Merujuk
dari kebutuhan tersebut, SDGs dicetuskan dan dicanangkan menjadi indikator
global dalam periode pembangunan 2015 – 2030 kedepan. SDGs hadir dan dikemas
dalam 17 subtansi fokus utama. Tujuan tersebut mencakup berbagai hal mulai dari
sosial, ekonomi, pangan, tata Kelola atau lebih spesifiknya dikenal dengan 17 indikator
pembangunan berkelanjutan.
Implementasi dari SDGs ini
diharapkan membangun masyarakat global yang sejahtera. Pada 17 indikator pembangunan
setidaknya terdapat 4 fokus pilar pentingnya. Merujuk dari Bapenas dalam sebuah
websitenya, Pilar tersebut mencakup pilar pembangunan sosial (meliputi tujuan
1,2,3, 4, dan 5), pilar pembangunan ekonomi (meliputi tujuan 6, 7, 8, 9, 10, 17),
pembangunan lingkuangan (meliputi tujuan 6, 11, 12, 13, 14, dan 15), serta pilar
pembangunan hukum dan tata Kelola (meliputi tujuan 16).
Secara umum, SDGs menjadi
indikator serta rancangan strategi unutk mengharapi perkembangan zaman. Hal ini
diharapkan dapat menekan kemiskinan, mengurangi ketimpangan, meningkatkan Kesehatan
dan Pendidikan, serta memacu pertumbuhan kegiatan ekonomi disetiap negara. Oleh
karena itu, indikator ini dianggap penting dan diharapkan setiap negaranya
dapat dengan sigap menghapi segala isu internasional dengan indikator SDGs
ini.
Komentar
Posting Komentar